PT.Kereta Api Indonesia (persero) merupakan salah satu aset negara
yang terbesar pada bidang transportasi
darat. perusahaan BADAN USAHA MILIK NEGARA (BUMN) ini mampu mengatarkan 1 juta
penumpang dalam 1 harinya. Perkembangan ini di mulai ketika era Pak Ignasius
Jonan sebagai menteri perhubungan pada awal tahun 2014 lalu. Dengan hadir nya
pak jonan memberikan banyak perubahan-perubahan yang signifikan di keretaapi,
mulai dari lambang, nama perusahaan, infrastruktur, dan interior maupun
eksterior pada kereta. Jika kita menengok kesejarah, KAI memiliki masa sejarah
yang kelam. Itu terjadi pada masa PJKA (Perusahaan Djawatan Kereta Api) pada
tahun 70an. Pada masa itu keretaapi
mengalami masa penurunan yang sangat drastis, Terlebih dengan banyak nya
perusahaan-perusahaan transportasi darat yang terus bertambah dan berkembang
pesat. Selain itu pada masa PJKA juga terjadinya tragedi bintaro yang
mengakibatkan banyak sekali korban jiwa, sehingga pada masa itu keselamatan
pada kereta api pun di pertanyakan.
72 tahun sudah Kereta Api berkarir di Indonesia. Masa lalu biarlah menjadi
masa lalu, masa lalu biarlah menjadi sebuah buku diary untuk Perusahaan dan
sebagai pembelajaran di masa yang akan datang. KAI juga sudah membuka lembaran
baru untuk buku diary Selanjutnya. Walau Banyak sekali rintangan-rintangan
yang di alami oleh KAI berupa, Cibiran, kritikan, maupun saran-saran dari StakeHolder
yang pasti selalu hadir di setiap harinya. Bahkan mungkin itu menjadi salah
satu makanan utama bagi para pegawai KAI maupun jajaran direksi Perusahaan. Sekejam
apapun perkataan masyarakat, KAI tetap berkonsisten untuk selalu mengutamakan “Anda
Prioritas Kami”. Ya, kata-kata tersebut memang tidak asing lagi bagi kami
para masyarakat yang sering menggunakan angkutan jasa kereta Api. kata-kata
prioritas ini pada Tagline KAI Menggambar keseriusan PT. Kereta Api terhadap Stakeholder
yang selalu mengutamakan kepuasan pelanggan. Selain itu KAI juga selalu
senantiasa mengutamakan 7S (senyum, sapa, salam, sopan, santun, semangat, siap
melayani) pada setiap pelayanan nya.
Tapi apakah tagline “ANDA PRIORITAS KAMI” masih akan berlaku
untuk kedepan nya?. saya pernah mendengar dari kerabat saya, yang mengatakan
bahwasannya ada salah seorang dosen disebuah universitas ternama megatakan, “Masyarakat
Tidak butuh Kereta Api, Tetapi masyarakat butuh Transportasi”. Secara makna
implisit, masyarakat tidak hanya butuh kereta api, tetapi masyarakat membutuhkan
sebuah inovasi dari kereta api. makna dari transportasi itu bukan hanya
bermakna sebuah alat yang digunakan untuk berpindah dari satu tempat ke tempat
lain, tapi sebuah alat yang di gunakan untuk pengangkutan barang/manusia sesuai
dengan kemajuan teknologi saat ini. Di indonesia sendiri untuk standard
perkeretaapian sudah setara dengan negara-negara maju seperti singapore dan
negara-negara maju lain nya. Jika melihat dari grafik pasar pada
perusahaan KAI saat ini, kereta api sedang dimasa-masa grafik yang sedang
menurun, yang di sebabkan oleh banyak nya perusahaan-perusahaan yang membidangi
transportasi darat yang terus berkembang
dan menyebar luas ke berbagai daerah. Hal utama yang harus di perhatikan
oleh kereta api adalah kembali ke Tagline perusahaan yang
“Memprioritaskan” penumpang. Lalu apa sih yang di butuh kan oleh masyarakat
terhadap kereta api? Memajukan kereta api indonesia bukan hanya memajukan dari
segi teknologi, tetapi memberikan sebuah inovasi terbaru yang mungkin bisa menaikkan
segmentasi pasar dan reputasi perusahaan. Salah satunya ialah mengadakan
kembali kereta tidur yang jarak tempuh perjalanan nya yang lebih dari 10 jam. Memang
kereta tidur ini dulu pernah ada pada kereta api Biru Malam (BIMA) pada era 60an,
tapi karena melihat dari peminat kereta api Bima sedikit, maka kereta api
menghapus kelas tersebut. Puluhan tahun berlalu, banyak masyarakat yang tidak mengetahui
mengenai kereta tidur. Oleh karena itu kereta api perlu memberikan inovasi
dengan diadakan nya kembali kereta tidur. Melihat dari perjalanan-perjalanan
kereta api saat ini sudah banyak dan mayoritas dari perjalanan kereta api saat
ini banyak jarak tempuh waktu nya yang lebih dari 10 jam. Dengan ada nya
kembali kereta tidur pada rangakaian tertentu, maka penumpang akan merasa
nyaman walau jarak waktu tempuh yang cukup lama. Selain itu kereta api juga
bisa membuat inovasi terbaru yang belum pernah ada, seperti membuat Perpustakaan
Berjalan. Jika kita pernah mendengar Klinik berjalan kali ini kereta
api memberikan inovasi terbaru yaitu sebuah perpustakaan keliling/perpustakaan
berjalan dengan menggunakan kereta. Melihat dari segi rendah nya minat baca
pada masyarakat indonesia, secara tidak langsung kereta api membatu masyarakat
dalam mencerdaskan bangsa. Dengan ada nya Perpustakaan Berjalan kereta
api dapat memasuki daerah pelosok-pelosok untuk membantu masyarakat agar gemar
membaca.
Dan masih banyak sekali inovasi-inovasi yang dapat membuka peluang
untuk mensukses kan sebuah perusahaan. Terlebih kereta api saat ini sudah
berumur 72 tahun dan masih terus berkembang sampai akhir dari kehidupan nanti.
Jadi apakah “Anda adalah Prioritas Kami” masih berlaku pada masa yang
akan datang? Aku rasa tidak, kenapa? Jika kereta api bisa memberikan kontribusi
lebih dalam inovasi-inovasi nya, maka tagline itu hanya lah masa lalu. Yang
pantas untuk tagline di masa akan datang “Anda adalah sahabat kami’, sahabat
kereta api yang sama-sama membatu untuk memajukan KERETA API INDONESIA, Bukan
saling menghina.#SalamSatuRel #KAI72
Tidak ada komentar:
Posting Komentar